aku ingin kau menjadi segalanya

terkadang, aku ingin kau menjadi kepanjangan tanganku

ingin kau menjadi kepalaku

menjadi kakiku

menjadi tanganku

menjadi semuanya.

namun rupanya kau hanya manusia

yang sekejap saja juga butuh nafas lega

yang sesekali mungkin juga meneteskan airmata.

aku ingin kau menjadi segalanya,

dan menjadikanku segalanya.

namun ternyata kita hanya bisa begini saja,

sebagai manusia biasa.

 

Jakarta 310719

Advertisements

hai, kamu!

hai!

iya kau, yang selalu duduk diujung sana.

iya kau, yang bingung lagi harus berkata apa.

tak bisakah sedikit membuka mulut dan bertanya :

‘halo, ada yang bisa aku bantu?’

atau mungkin sekedar kata maaf yang tak cuma dibibir saja.

hai, kamu.

aku menanti disini.

 

Jakarta,240818

Di depan stasiun kota

Ada yang bergerak menuju kearahmu

Ada yang menjauh tak tau arah laju

Sibuk sendiri menentukan waktu

Disatu sisi,

Hari terus menggerus dengan angkuh

“Apakah ada ragu?”

Tanyaku saat itu.

“Akan ada cara, untukku menujumu” jawabmu.

Sambil berlalu,

Ucapanmu terpatri didadaku

Sambil berlalu,

Ada harap bermekaran dipikirku.

Jakarta, 270618

Lewati kataku

Nyaris pada setiap jeda selalu ada wajahmu

Memandang balik kearahku

Dengan mata sayumu

Menggerogoti nadi hingga ulu hatiku

Mungkin selama ini aku lebih suka berteriak lantang

Tentang segala hal yang menurutku tak patut untuk dilakukan

Sedang kamu terus saja diam

Tanpa ada balas yang berkepanjangan

Oh, mungkin memang kamu tak suka berseteru

Tapi sungguh bukan karena itu.

Hatiku, fikirku, tak pernah bisa terbaca hanya dengan raut muka itu

Begitu juga denganmu

Melewati kata, meninggalkan rasa yang selalu terpendam

Mungkin dengan itu harap ada dan selamat

Tanpa takut memudar sebelum kiamat.

Jakarta, 290518