Yang di tunggu

Karena airmataku

Menunggu datangnya kerinduanmu

Meski tak serta merta bertamu

Tapi kuyakin 

Rindumu tak semu

Advertisements

Overjoyed 

Rupa-rupanya saya cukup aneh untuk mencintai anda. Dengan segala hal yang mengikutinya, dari awal perjumpaan hingga berada ditengah dan pertanyaan yang sama masih saja menggema : bagaimana bisa? 

Bagaimana bisa yang awalnya hanya biasa saja menjadi sangat luar biasa rasanya. Mungkin berlebihan, tapi toh memang begitu adanya. 

Juga dengan rindu, yang sama anehnya. Melewati waktu dari segala socmed yang ada, lalu menetes, mencoba melewati lagi, menetes lagi dan seterusnya.

Hai, saya seperti ingin tertawa melihat cara saya mencintai anda. Dan mungkin karena anda juga cukup aneh bagi saya. Aneh bagaimana saya bisa mencinta dengan hati dan mata yang berlinang, meski tanpa jawaban. Bagaimana hati bisa bersuara begitu kencang, lalu tetiba ia berbicara selembut lembutnya. Ah…. mungkin saya sudah begitu mabuk kepayang.

Ini tulisan ter-cheesy saya diumur yang sudah kepala dua. Sungguh. Tapi biarlah, biar Tuhan mengamini kita untuk terus tetap bersama. 

Hai, aku mengagumimu dalam diam

Mendukungmu dengan penuh harapan

Mencintaimu dengan penuh perasaan.

Hai, terimakasih telah bersedia berjalan menggenggam tangan. 

Sungguh begitu nyaman ❤️

Merawat Rindu

Ada banyak cara merawat rindu

Mengobati syahdu

Salah satunya dengan airmata yang berkarya

Dan hati yang dilumpuhkan rasa

Berat,

Tapi Tuhan punya tujuan yang jelas

Harap ada

Begitu cerah didepan, siapa sangka? 

Jika dalam 50 hariku berseteru dengan fikir murung tak menentu

Ampunilah

Aku hanyalah hambaMu yang terlalu takut

Yang mengucap tak mengecup

Yang menjabat tak bermanggut

Oh Tuhanku, maafkan aku

Membuat Ingatan

Aku memilih untuk membuatnya

Hanya untukmu

Satu saja, tak lebih

Karena berlebihan itu tak baik bukan? 

Ini hari dimana umurmu semakin menjadi

Doaku telah kuhaturkan bersama hujan malam tadi

Yang ikut bersemayam bersama lelapmu

Oh hai,

Aku berharap kau terus mendekap dengan hangat 

Hingga

Umurku dan umurmu tertaut menjadi satu

Hingga

Rasamu rasaku menjadi saling butuh

Hingga

Tuhan menghendaki hal lain yang kita sendiri tak kuasa untuk merubah.

Iya, aku memilih untuk membuat ingatan tentang hari ini.
Yogyakarta, 210717

Ketakutan yang menjelma

Ruparupanya ketakutan itu masih ada

Ia menjelma antara ada dan tiada

Tersembunyi dibalik katakata

Yang lebih susah untuk ditelaah

Ini perkara yang bukan mudah

Hati tenggelam dalam lautan luka 

Bukan lagi satu, dua atau tiga

Ruparupanya ketakutan itu masih ada

Ia menggerogoti segala ruang cerita

Rindu, cinta dan bahagia

Tak ada bedanya

Ruparupanya ketakutan itu masih ada

Yang kuharap bisa segera musnah

Dengan kata hatimu dan kataku yang melebur

Tak lagi sekedar bertutur
Jakarta, 060711

Terdengar berbeda, pada satu saja


…… saya tidak pernah se-emosional ini mendengar (they long to be) close to you dimainkan. Malam ini mungkin cukup berbeda, saya mendengar langsung dari format terbaik album Carpenters – Close to you secara langsung.  Entah itu menjadi salah satu alasan yang terbuat, atau memang karena beberapa hal yang terlah terlalui selama ini. Yah… seperti cukup membekas. Dan mendengar secara keseluruhan dari album ini cukup membuat airmata mengalir rintik-rintik. 

Album yang saya incar. Yang cukup membekas untuk saya. 

….. mungkin aku terlalu banyak berharap.

Sungguh, kutakingin berlaku mundur

Dengan lagu hati bertutur 

Bersama irama yang tak teratur

Sungguh, kutakingin berlaku mundur

Menjadi seorang penghancur

Sungguh, kutakingin berlaku mundur

Menjadi seorang penghancur

Sungguh, kutakingin berlaku mundur

Menjadi seorang penghancur

Sungguh, ku tak ingin ber la ku mun dur

Men ja di se o rang peng han cur
Jakarta, 230617