memori? kenangan?

memori.

bisa saja mengingatkan kita akan perih, bisa juga tentang bahagia yang selama ini dicari. tapi akan berapa lama kebahagiaan itu bertengger dalam hati? sedikit berbeda dengan perih. ia bisa terus menerus memonopoli diri. bisa pula tibatiba datang dan bergi tak diundang.

kenangan.

rasa yang teramat dalam. tentang kesedihan dan juga kesabaran. tentang airmata yang tertumbah dengan sangat deras, entah kemana dia akan berlabuh.

aku mengalaminya, tentang sebuah memori, atau mungkin kenangan yang tidak dapat lagi diungkapkan. ah… iya, bukankah itu yang dinamakan kenangan jika kita tak bisa melupakan suatu hal tersebut? atau apalagi? aku terlalu banyak bertanya.

juga pada diri yang sebnarnya biasa saja, tapi mendalami luka dan kesedihan yang nestapa. selamanya menjadi papa.

aku juga selalu menanyakan pada kesedihan, mengapa ia terus menerus ada. mengapa kegembiraan atau bahagia itu hanya sebentar saja. sedang ingatan itu akan tergeletak selama-lamanya. ada kebingungan, kemarahan, juga kesadaran dari antah berantah. mungkin hidupku sudah tidak lagi sama, sudah banyak berubah.

dan ya, aku hanya berusaha melaluinya begitu saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s