Menunggumu berkhianat waktu

Kembali menunggu

Dengan cerita biru

Sebuah khianat waktu

Dan harap yang menggebu

Apa benar aku milikmu?

Sedang hati terus menerus menebar syahdu

Oh, mungkin aku memilih begitu

Menerjang otakku dengan fikiran semu

Dan hatiku dengan perasaan tak menentu

Oh!

Biar, biar saja kau buat waktuku berlalu

Dengan menunggu

Menunggu

Menunggu

Me-n-unggu

Lamongan, 01/01/18

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s